Polling: Berapa Lamanya Hubungan Asmara Terpanjang yang Pernah (atau Masih) Kamu Jalani?
Tuesday, March 10, 2009
Oleh: LakhsmiMenikah adalah akhir (atau awal) sebuah babak baru dari hubungan heteroseksual. Biasaya setelah berpacaran sekian lama maka topik pernikahan mulai dibicarakan. Keinginan untuk mematraikan hubungan menjadi legal secara hukum segera terbit di hati setiap perempuan dan lelaki heteroseksual.
Bagaimana dengan lesbian? Dengan ketiadaan pernikahan, maka hubungan yang terjalin “tidak” akan berakhir dengan lembaga pernikahan. Lepas dari argumentasi dan pro kontra tentang kebutuhan akan pernikahan, kenyataan itu tampak jelas. Saat mereka memasuki wilayah asmara, hubungan itu tidak akan ke mana-mana. Dengan kata lain, tidak ada kata akhir (atau awal) untuk memasuki babak baru yang disebut dengan pernikahan.
Jadi, seberapa lamanya hubungan “pacaran” itu langgeng serta bertahan sebelum sebuah hubungan baru dimulai dan yang lama ditanggalkan? Menurut polling yang dilakukan oleh SepociKopi, pasangan yang telah menikmati kebersamaan selama lebih dari dua belas tahun hanya 3% dari seluruh pemilih. Berarti, kenyataan terpapar jelas. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk pasangan yang masih atau sedang bersama, kesempatan untuk setia sampai selama-lamanya dapat dipertanyakan (ulang) Untuk mereka yang sedang berikrar takkan terpisahkan, tataplah hasil polling ini baik-baik dengan sangat realistis sebab kemungkinan pasangan itu putus sebelum rambut berwarna putih dan usia mencapai kepala lima (bahkan empat) sangat besar. Lebih pahit lagi, setiap pasangan yang baru jadian dan dimabuk asmara, bersiaplah untuk mempelajari teknik berteman dengan pacar karena berpisah (kemungkinan yang mendekati seratus persen) secara baik-baik adalah pilihan yang pantas dan manusiawi.
Hubungan asmara lesbian bersifat seperti sampah, saat sudah membusuk perlu didaur ulang. Lesbian A akan berpacaran dengan B, semtara pasangannya C PDKT dengan lesbian D yang ternyata adalah mantan A. Seberapa sering kita mendengar kisah seperti itu? Berulang-ulang sehingga terasa memualkan.
Ah, mungkinkah aku hanya pesimis? Bukankah sebaiknya kita melihat dari kacamata optimisme? Bisakah kita melihat gelas berisi air dan mengatakan bahwa gelas itu terisi setengah daripada kosong setengah? Bukankah membanggakan bahwa di tengah derasnya perceraian hubungan heteroseksual, masih ada sebentuk hubungan tanpa ikatan dan aturan hukum apa pun (kecuali hukum cinta)? Masih ada pasangan yang tetap dapat mempertahankannya selama lebih dari dua belas tahun? Masih ada pasangan lesbian yang mampu menyuburkan tanaman cinta di kebun hati mereka?
Mungkin begitu. Mungkin sebaiknya kita berkata begitu sehingga kita tidak usah terlalu sinis terhadap cinta dan getir melihat dunia asmara lesbian. Mungkin sebaiknya kita memiliki harapan untuk diri kita sendiri yang sedang menjalani hubungan percintaan bahwa sekecil perbuatan apa pun yang kita lakukan untuk menjaga hati dan membela hubungan itu sendiri berguna dan pantas dilakukan.
Sejauh mana kualitas hubungan dengan kekasih sehingga layak dipertahankan? Memang jawabannya ada di dalam hati kita masing-masing dan menjadi keunikannya sendiri. Tapi jika memang perpisahan tak terelakkan, kita harus mengikhlaskan semuanya. Menjadi pengemis cinta yang lebay bukan juga suatu solusi demi mempertahankan hubungan. Yang harus berlalu akan berlalu pada akhirnya. Hanya kita sendiri yang mengetahui tanda dan gejalanya.
Jumlah pemilih yang mengaku mempunyai hubungan asmara terpanjang selama kurang dari satu tahu mendominasi jawaban. Seperempat (24%) dari 216 pemilih mengatakan hanya memiliki hubungan asmara terpanjang kurang dari satu tahun. Itu pun kita tidak tahu seberapa persisnya angka "kurang satu tahun" itu. Dua bulan? Enam bulan? Sembilan bulan? Entah. Juga tidak diketahui usia pemilih, berapa umur mereka yang tidak pernah sukses memiliki hubungan percintaan lebih dari setahun. Sebab semakin muda usia, semakin minim pengalaman percintaan.
Jadi apa artinya ini? Memang poling ini masih sangat kasar dan tidak terlalu akurat, tapi setidaknya kita mendapat bayangan tentang masa depan hubungan lesbian. Hubungan asmara di atas lima tahun memiliki angka persentase yang semakin menurun. Kita menarik kesimpulan tentang berapa lama usia kadaluarsa cinta lesbian. Ternyata 75% dari 216 pemilih yang pernah (atau sedang) berpacaran mempunyai hubungan asmara tak lebih dari lima tahun. Gelap atau terangkah jawaban itu? Silakan jawab sendiri dalam hati.
Inilah hasil poling!
Jumlah pemilih 216
Kurang dari satu tahun : 24% (51 votes)
1-2 tahun : 21% (45 votes)
2-3 tahun : 15% (33 votes)
3-5 tahun : 15% (33 votes)
5-8 tahun : 12% (25 votes)
8-12 tahun : 10% (22 votes)
di atas 12 tahun : 3% ( 7 votes)
@Lakhsmi, SepociKopi, 2009









